Judul : Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascagempa di Aceh Diperkirakan Rp 3,4 Triliun
link : Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascagempa di Aceh Diperkirakan Rp 3,4 Triliun
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascagempa di Aceh Diperkirakan Rp 3,4 Triliun
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lendy Ramadhan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana gempa bumi di Aceh diperkirakan menghabiskan dana Rp 3,4 triliun.
Hal tersebut dinyatakan Kepala BNPB Willem Rampangilei, usai rapat koordinasi dengan Mengeri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Kamis (20/7/2017).
Ia menjelaskan, dana tersebut untuk pembiayaan rehabilitasi dan rekonstruksi di lima sektor, yakni pemukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lintas sektor.
“Semuanya dapat diselesaikan paling lambat tahun 2018,” kata Willem.
Menko PMK Puan Maharani menambahkan, untuk penyediaan dana tersebut diambil dari alokasi anggaran 18 kementerian.
Pelaksanaan kegiatan tersebut telah disepakati BNPB sebagai koordinator pelaksana di lapangan.
Sebagaimana diketahui, gempa bumi melanda tiga kabupaten di Aceh, 7 Desember 2016. Tiga kebupaten itu di antaranya, Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen.(*)
Rekonstruksi dan rehabilitasi tiga daerah tersebut telah diformalkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 5 tahun 2017.
